Kumpulan Artikel Menarik , Tips Bermanfaat Serta Bacaan Yang Menghibur

ENTRI POPULER

Home » , » Tips Menembak Cowok

Tips Menembak Cowok

Share on :
Tips Menembak Cowok

Menembak yang dimaksudkan disini adalah wanita menyatakan perasaan cinta lebih dahulu kepada pria. Ya, jaman telah berubah dan pernyataan cinta bukan hanya monopoli kaum pria saja. Namun apa yang kita lihat mungkin dalam film, buku, dan pengalaman orang lain kadang tidaklah cocok untuk diterapkan dalam semua kasus. Apalagi ini Indonesia, yang menjunjung tinggi adat ketimuran. Pria biasanya yang memegang peranan untuk menyatakan, dan wanita tinggal memutuskan, menerima atau menolak.
Bagaimana bila pernyataan cinta itu tidak pernah datang, sementara wanita sudah terlanjur jatuh hati pada pria? Inilah ide yang dimunculkan oleh Kompasianer Nur Leni, saat berdiskusi di artikel Surat Cinta Para Mantan. Artikel sebelumnya membahas surat cinta yang biasanya dituliskan oleh pria, dan memang belum membahas dari sisi wanita.
Setelah itu artikel Ditembak Cewek Duluan, Mau Ngga? ditulis untuk mengundang para Kompasianer, khususnya pria agar menyampaikan idenya mengenai dua topik yang ada, yaitu:
1. Maukah cowok ditembak duluan?
2. Bagaimana cara penyampaian yang diinginkan?
Maklum, saya belum pernah jadi cowok dan belum pernah menembak, jadi pendapat dan pengalaman para Kompasianer tentu sangat saya hargai.
Karena itu sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Kompasianer yang telah memberikan komentarnya, baik yang aktif berdiskusi maupun memberikan pendapat, yang serius maupun yang penggembira, yang memang masih muda maupun yang berjiwa muda, apapun, karena tiada kesan tanpa kehadiran Anda (eh?) . Saya absen berdasarkan tampilan di laman ya, ada Kompasianer Erri Subakti, Nur Leny, Bain Saptaman, Empuss Miaww, Choiron, Ervyanti Rustan, Roy Octora, Oswald, Har, Baskoro Endrawan, Om_maas, Chris Suryo (paknethole), Ipi Fernandez, Kareena, Noor Zainab, Arief Basuki, Amrizal Muchtar, Jetzty Hermann, Hum, Litha Oyoshi dan Arba. Trims juga untuk Pak Bain Saptaman, Ipi Fernandez, Litha Oyoshi, dan Budhi Wiryawan atas votenya.
###
Secara umum terdapat 3 kelompok pendapat, yang menyatakan setuju, agak setuju, dan tidak setuju terhadap peranan wanita dalam menyatakan cinta. Semuanya sample ini semoga dapat mewakili populasi pria di Indonesia, meskipun tanpa tes reliabilitas dan validasi, bahwa memang ada 3 tipe pria. Nah, kemungkinan salah satu tipe pria ini yang akan dihadapi wanita dalam perjuangannya.
Kemudian hampir semua Kompasianer yang terlibat dalam diskusi berpendapat, sebaiknya pernyataan itu tidak dilakukan secara langsung. Misalnya mencegat pria saat pulang kerja, menatapnya dalam-dalam sambil mencengkeram kerah bajunya, dan bilang ‘Ai Lap Yu’. Ngga banget, kata mereka. Jadi para pria sebenarnya tetap menginginkan sebaiknya wanita mengungkapkannya secara lebih halus dan tidak langsung.
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka dapat disusun langkah-langkah menembak untuk wanita yaitu:
Langkah kesatu: Kenali dulu tipe pria Anda
Jika dimungkinkan, ada baiknya mengenali tipe pria seperti apa yang Anda akan hadapi. Belum tentu yang malu-malu akan kabur kalau Anda menembak duluan. Dan belum tentu yang gaul banget akan terbuka dan bisa menerima aksi nekad Anda. Jadi yang tersurat belum tentu yang tersirat (meniru slogannya RDP).
Caranya bisa dengan bertanya pada orang sekeliling pria, mungkinkah cara tersebut dipakai, bagaimana sejatinya sifat pria, dan apakah dia pernah mengalami hal yang sama dan bagaimana tanggapannya. Dari pengamatan juga bisa, atau tanyakan langsung padanya. Hal ini bisa dilakukan kalau Anda sudah kenal dekat padanya. Misal, datangi dia dan karang cerita seperti ini
‘Eh, kalau ada cewek nembak kamu duluan, kamu mau ngga?’
Kalau dia balik bertanya, pura-pura nama dirahasiakan, dan paksa dia untuk menjawab pertanyaan. Nah, jadi tahu kan dia tipe pria seperti apa.
Langkah kedua : Ambil resiko
Sudah tahu tipenya? Kalau dia termasuk yang bisa menerima, silakan masuk langkah ketiga. Namun jika dia merasa segan, bagaimanapun perasaan Anda harus diungkap kan? Jangan kalah sebelum perang, jangan mundur sebelum bertempur. Kalau Anda tidak melakukannya, Anda tidak akan pernah tahu hasil yang Anda akan dapat, dan tidak bisa bergerak untuk mencari sasaran tembak yang lain, karena masih penasaran dengan yang satu ini.
Maka ambil resiko untuk lanjut ke langkah ketiga. Bakal seburuk apa sih jika ditolak? Mungkin memang ada yang mulutnya ember sehingga ngomong kemana-mana bahwa Anda sudah menembak dia. Kalaupun itu terjadi, setidaknya orang akan berpikir Anda wanita pemberani, yang bisa memilih lelaki. Siapa tahu malah cerita itu akan membuat lelaki lain berharap ditembak oleh Anda.
Berhenti khawatir. Kekhawatiran tidak akan merubah apapun. Dengan melawan ketakutan yang ada Anda pelan-pelan berubah menjadi wanita yang lebih tangguh.
Langkah ketiga : Menyatakan cinta
Bagaimanapun, para pria menginginkan mereka yang menyatakannya duluan. Jadi sebaiknya sebelum Anda menulis surat berlembar-lembar, beri tanda pada si dia bahwa Anda menyukainya. Misal selalu ada di setiap kegiatannya, tapi hati-hati jangan sampai kehadiran Anda malah annoying. Berusaha mendukungnya dalam setiap kesempatan. Berbicara yang menjurus, atau sambil bercanda, atau berlakulah seperti TTM (teman tapi mesra), hubungan yang menguntungkan kedua belah pihak. Beri clue yang jelas hanya pada dia saja, sehingga dia bisa menangkap keinginan Anda.
Tanda yang bisa Anda berikan bisa berupa (pura-pura) salah tingkah, melambatkan gerakan agar si dia memperhatikan (misal berlama-lama mondar mandir di depannya- setrikaaaa kali…), merapikan penampilan dan wangi, perhatian terhadap yang pria lakukan, dan terlihat memuja pria (memuji, menyemangati, terbelalak).
Seperti video klip Carlie Jepsen – Call Me, Maybe yang saya sertakan di artikel sebelumnya. Mengetahui ada tetangga yang ganteng-tinggi-sixpack-…eh…fokus, fokus….semula ceweknya cuma berani ngintip dari jendela. Setelah itu dia berusaha menarik perhatian si cowok dengan berada di dekatnya, baru kemudian memberikan nomor teleponnya sambil berucap ‘call me, MAYBE?’. Jadi pilihan tetap diserahkan pada pria, bukan maksa.
Syukur-syukur si dia tanggap. Kalau belum ngeh juga, ya Anda mesti siap-siap mengutarakan maksud, secara tidak langsung. Manfaatkan teman dia, atau teman Anda, sebagai penghubung dan merencanakan pertemuan yang ‘tidak sengaja’. Jika ternyata pernyataan suka Anda ditanggapi positif, Anda bisa mulai mendekatinya secara langsung, dan mestinya dia sudah siap untuk dicintai. Bila tanggapannya menggantung, jangan mau. Aktifkan teman-teman Anda kembali untuk mendapat kepastian.
Ungkapkan perasaan Anda ketika sedang berdua saja dengan si dia. Beberapa contoh kalimatnya :
‘Aku sayang kamu. Aku berharap dapat jadi bagian dalam hidupmu. Bolehkah?’
‘Bisakah kita menjadi teman berbagi selamanya?’
‘Terima kasih ya telah mengisi hari-hari indahku. Mungkinkah ini dapat berlangsung terus?’
Bagaimana jika tanggapannya negatif? Saya rasa ini waktunya untuk mundur, entah untuk sementara atau selamanya. Pria juga perlu waktu untuk menyadari dia cinta atau tidak dengan wanita yang telah berani menembaknya. Saatnya Anda jual mahal sedikit, tidak membahas pernyataan Anda sebelumnya, dan berlaku biasa. Kalau perlu tunjukkan bahwa Anda cukup berkualitas dan patut didapatkan. Semoga dia jadi penasaran dan malah balik mengejar Anda.
Namun jika tidak, jangan kecewa. Cinta tidak bisa dipaksa. Saatnya menggeser sasaran, karena mungkin dia bukan jodoh Anda. Kalaupun jodoh, tanpa diperjuangkanpun ya nanti bakal dipertemukan kembali. Jadi move on, pria tidak cuma dia saja. Pria yang lebih baik akan muncul, hanya saja sekarang belum kelihatan.
Untuk para pria, rasanya Anda juga harus mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu hal ini terjadi, maksudnya ada wanita yang menyampaikan cinta pada Anda lebih dahulu. Jangan kaget dan menganggap wanita ini kok nekad amat. Kalau Anda suka ya terima, kalau tidak ya tolak. Jadi tanyakan ke hati, tidak perlu memusingkan siapa duluan yang sebaiknya menyatakan. Seharusnya malah Anda bangga, wanita berani keluar dari pakem yang ada, karena melihat Anda sebagai seorang pria yang patut diperjuangkan, dan harus ditembak agar tidak keduluan saingan.


Ditulis Oleh : Punky Styo

Artikel Tips Menembak Cowok ini ditulis oleh Punky Styo pada hari Rabu, 30 Januari 2013 . Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Tips Menembak Cowok dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

::! ::

1 komentar :

  1. tips yang bagus juga hehe thanks yaaaa boleh dicoba :D tpi tetep aja rasa gengsi itu ada :(

    BalasHapus

 

Total Tayangan Halaman

Follow by Email

Diberdayakan oleh Blogger.